Sunday, April 29, 2018

(Marsh, et., al, 2016)

Abstrak
Stress dan defleksi pada turbin vertikal arus laut berbilah lurus dan heliks dapat dianalisis menggunakan model analisis hidrodinamika dan struktur. Dengan menggunakan model Double Multiple Streamtube (DMS) dan Computational Fluid Dynamics (CFD), gaya hidrodinamika dan tekanan pada turbin dimodelkan menggunakan untuk tiga kali rotasi dari kondisi startup ke over speed. Hasil dari model hidrodinamika ini digunakan untuk menentukan total stress dan defleksi menggunakan teori beam dan metode Finite Element Analysis (FEA). Tingkatan stress dan defleksi maksimum dapat ditemukan ketika baling-baling berada di daerah upstream turbin.  Keadaan stress tertinggi dapat ditemukan di daerah sambungan blade-joint pada turbin yang dikaji. Turbin berbilah heliks menunjukan tingkat stress 13% lebih rendah dari turbin berbilah lurus, karena adanya distribusi heliks pada baling-baling turbin di sekitar sumbu rotasi. Semua model simulasi memberikan hasil akurasi yang sama ketika memprediksi maksimum stress dan defleksi pada bilah. Namun, dalam analaisis yang lebih jelas disarankan menggunakan model CFD-FEA. Turbin berbilah lurus lebih baik digunakan untuk penerapan arus laut dibandingkan turbin heliks. Hal itu dikarenakan pada luas permukaan yang sama, turbin berbilah lurus dapat menghasilkan output daya yang lebih tinggi, dengan hanya 13% beban struktur yang lebih besar. 

Kata Kunci : Turbin Vertikal Arus Laut, CFD, Beban Struktur



Jika ingin meminta file selanjutnya, silahkan hubungi langsung melalui Instagram: @madi_arranim. Jangan lupa di follow terlebih dahulu. Jangan lupa komentar juga di bawah agar bermanfaat bagi yang lainnya.


0 komentar:

Post a Comment

Madi’s quotes


"Berkaryalah Selama Anda Masih Diberikan Nikmatnya Hidup Dan Menulislah Selama Anda Masih Diberikan Indahnya Kehidupan"— Madi Ar-Ranim

Visitors

Visitor Country

Flag Counter

Popular Posts

Visitor Country Map

Flag Counter