Monday, April 30, 2018

(Madi Ar-Ranim, et, al, 2015)

Kali Surabaya yang merupakan bahan baku air minum di pedesaan telah mengalami pencemaran. Walaupun Instalasi Penjernihan Air Minum (IPAM) Karangpilang III menyatakan bahwa sudah diadakan sebagian pengiriman air bersih di daerah pedesaan Surabaya. Namun, hal demikian tidak sebanding dengan capaian pelanggan baru Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Padahal, jumlah kebutuhan air bersih tiap jiwa mencapai 150 liter untuk tiap harinya. Jika dihitung berdasarkan jumlah penduduk Surabaya yang mencapai 2,9 juta jiwa maka kebutuhan air bersih mencapai 435.000.000 liter atau setara dengan 435.000 m3. Salah satu daerah yang terkena kasus tersebut yaitu di masyarakat Kelurahan Keputih, Sukolilo, Surabaya. Berdasarkan permasalahan tersebut, kami mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang selama ini tinggal di daerah Keputih, mempunyai solusi dalam penerapan sistem kontrol PID (Proportional Integral Derivative) untuk mengatur tingkat kejernihan air bersih. Penerapan tersebut kami beri nama PETROL, yakni sistem kontrol tingkat kejernihan air untuk memenuhi kebutuhan air bersih di masyarakat Kelurahan Keputih, Surabaya. Dalam mewujudkan program ini, kami melakukan metode identifikasi permasalahan masyarakat, studi literatur, observasi, design alat, penerapan alat di masyarakat, analisa dan pembahasan, kesimpulan dan saran, serta pembuatan laporan akhir sebagai pertanggungjawaban. Harapan fokus kami adalah terciptanya PETROL, yaitu penerapan baru dari kami yang akan memenuhi kebutuhan air bersih di masyarakat Keputih. Kami pun berharap desain dari PETROL bisa dipatenkan dan di wujudkan dalam modul. Selain itu, kami berharap bisa terciptanya komunitas pecinta lingkungan air bersih di Kelurahan Keputih, Surabaya.

Penulis: Madi, Rio, Shaffi, Aris dan Fauzan


Selanjutnya bisa hubungi di Instagram: @madi_arranim (jangan lupa di follow).
Share dan Komen juga yah di bawah agar bermanfaat bagi yang lainnya. Terima aksih



0 komentar:

Post a Comment

Madi’s quotes


"Berkaryalah Selama Anda Masih Diberikan Nikmatnya Hidup Dan Menulislah Selama Anda Masih Diberikan Indahnya Kehidupan"— Madi Ar-Ranim

Visitors

Visitor Country

Flag Counter

Popular Posts

Visitor Country Map

Flag Counter