Monday, December 22, 2014









Mawar Merah Untuk Ibu

Oh... Ibu, belahan hatimu selalu untukku

Kasih mu bagaikan awan yang biru

Pelukanmu bagaikan hembusan angin yang tak akan menipu

Belaian tangan mu begitu melembutkan qalbu

            Oh... Ibu, sembilan bulan aku dikandungmu

            Hidup seorang diri, tapi terasa lembut dan tenang dipangkuanmu

            Sakitkah engkau ketika aku dikeluarkan dari perutmu?

            Gembirakah engkau ketika aku keluar dari perutmu?

Banyak titihan hidup yang engkau jalani

Rintangan, hambatan dan rintangan engkau hadapi

Tapi, aku merasa berdosa tanpa mendampingi

Aku menyesal atas tingkah laku yang selama ini

            Selamanya aku tak pernah berbuat baik terhadap matamu yang masih terbuka

            Harta, jiwa, rohani bahkan ilmu pun aku dapatkan dari engkau semua

            Kasih sayangmu begitu besar bagi dunia

            Pengorbananmu begitu ikhlas hingga menutupi alam semesta

Oh... Ibu, bukalah matamu.... aku hanya ingin mengungkapkan satu kata

Maafkan aku ibu, hanya bunga mawar inilah yang mengharumi engkau selamanya

Kini, aku menyesal dan akan selalu menyertaimu disetiap aku berdo’a.

0 komentar:

Post a Comment

Madi’s quotes


"Berkaryalah Selama Anda Masih Diberikan Nikmatnya Hidup Dan Menulislah Selama Anda Masih Diberikan Indahnya Kehidupan"— Madi Ar-Ranim

Visitors

Visitor Country

Flag Counter

Popular Posts

Visitor Country Map

Flag Counter