Tuesday, April 15, 2014


Berawal dari bulan September 2013, saat itu saya sendiri berdiri di Asrama Etoser Ikhwan Surabaya. Awal yang sangat menyenangkan ketika itu disambut ramah oleh Mas Sony Junianto  di depan Asrama, kebetulan beliau adalah senior saya di Teknik Kelautan ITS. Begitu ramai di Asrama ini ketika itu ESA 2012 “RDV” sedang mempersiapkan TEMNAS 2013. Mungkin saya adalah ESA ikhwan 2013 yang pertama kali datang di asrama tercinta ini.  Saat itu juga saya masuk kamar di lantai 2, sebagai kamar sementara, saya kaget karena dikamar itu ada tas dan roti bekas kegiatan ESQ ITS, ternyata tas dan roti tersebut milik Ahmad Sirojudin ESA 2013, biasa dipanggil jundy. Tapi sayang, malam ini saya tidur sendiri, karena jundy untuk sementara tidur di rumahnya di daerah SURAMADU. Jadi, saat itu ESA ikhwan 2013 hanya 2 orang, yaitu saya “Madi” dan Jundy.
Seminggu setelah itu, saya dan jundy menyaksikan geladi resik/latihan Pentas Seni ESA 2012 dalam menghadapi TEMNAS 2013, tujuannya supaya tahu dan ada persiapan untuk TEMNAS 2014. Ketika seluruh Etoser Surabaya pergi ke Bogor untuk mengikuti TEMNAS 2013, sedangkan saya hanya seorang diri disini bersama Jundy dan Mas Kemal ESA 2011. Asrama ini menjadi sepi, tak ramai seperti biasanya. Ketika malam hari, asrama ini seperti rumah hantu. Ihhhh seremmmm.... hahaha...
Sekitar 2 minggu, ESA hadir kembali di asrama ini, saya menjadi senang karena saya tidak kesepian lagi hehehe. Dua hari setelah itu, ESA 2013 diajak kumpul di Asrama akhwat ITS bersama Mba Wihdah selaku pendamping untuk pengisian form akad, materi pembinaan selama 1 semester, dan diskusi nama angkatan. Saat itu ESA 2013 ada Saya, Jundy, Ika, Iim, Riza, dan Restu. Ketika itu kita berdiskusi nama angkatan yang temanya tentang pendidikan yang Go International. Berawal dari usulan saya yaitu El-khayyan yang merupakan ilmuan kimia islam terkemuka di seluruh dunia, kemudian jundy berpendapat namanya Ibnu Sina karena salah satu tokoh islam yang mempunyai banyak prestasi selain di Kedokteran hingga tingkat International. Karena perbedaan pendapat antara saya dan jundy, akhirnya pemberian nama ditunda untuk sementara waktu. Sebelumnya, saya disuruh Mas Rizan ESA 2011 untuk menentukan komting angkatan, saya langsung memilih Jundy, saat itu saya masih belum siap untuk menjadi komting, karena Jundy bersedia, akhirnya komting angkatan ESA 2013 saat itu adalah Jundy.
Setelah beberapa hari, jundy sebagai komting menentukan nama ankatan 2013 yaitu Dream Navigator’s Action (DNA), maksud dari nama tersebut adalah bahwa angkatan 2013 harus action untuk mengendalikan cita-citanya hingga tingkat International. Berdasarkan persetujuan Mba Wihdah dan kesepakatan angkatan, akhirnya terbentuklah DNA. Tapi sayangnya, tak lama setelah terbentuknya DNA, kabar buruk datang bahwa Restu mengundurkan diri dari DNA. Sehingga ketika itu DNA hanya ada Saya, Jundy, Ika, Iim, dan Riza.
Pada bulan Oktober 2013, anggota DNA bertambah karena kedatangan hasil penerima manfaat beastudi Etos gelombang 2, selamat datang dan selamat bergabung Rofi’i, Fajar, Sami, Sita, dan Intan. Setelah kita berkumpul, semangat juang kita untuk membuat seragam angkatan dan logo DNA. Kebetulan juga Rofi’i mempunyai kelebihan dalam hal desain. Inilah hasil desain foto kebersamaan kita bersama logo DNA. 

Dari samping kiri atas kekanan terdapat Imaratus Siyamah dari jurusan Matematika ITS, Intan Widya Margarela dari jurusan Sastra Jepang UA, Ika Aprilia dari jurusan Ekonomi Islam UA, Riza Rahmah Angelia dari jurusan Sistem Informasi ITS dan Masyitatus Daris Salamah dari jurusan Fisika ITS. Kemudian dari kiri bawah kekanan terdapat Moch. Saminuddin dari jurusan Statistika ITS, Fajar Miftah Hartanto dari jurusan Teknik Sistem Perkapalan ITS, Madi dari jurusan Teknik Kelautan ITS, Ahmad Sirajuddin dari jurusan Sistem Informasi ITS dan Rafi’i Nurdika dari jurusan Akuntansi UA. Kami didampingi oleh Mba Wihdah dan Mas Subandi. Terima kasih Rofi’i Nurdika yang telah mendesain, semoga tetap semangat untuk desain dan menjadi desainer International. Aamiin.
Setelah masa-masa kebersamaan kita lewati, susah dan senang kita jalani bersama, tapi sayang, satu persatu akhwat mengundurkan diri dari DNA yaitu diawali oleh Intan,Iim dan terakhir Riza. DNA kini tersisa 7 anggota semoga ini adalah yang terakhir dan kita tetap bersama-sama dan saling mendukung untuk meraih cita-cita. Walaupun kita dalam jumlah yang sedikit dari angkatan sebelumnya, bagiku tidak menjadi masalah yang terpenting adalah kualitas kita yang insya Allah lebih baik. Saya yakin itu. Inilah foto DNA ketika ada Outbond di Tretes, Pasuruan.

           
Sebelumnya kita mengadakan pembinaan sambil perpisahan Mas Subandi di Taman Angsa Surabaya. Suasana yang sangat mendukung saat itu, sangat indah taman tersebut dikelilingi oleh danau, bunga dan ditemani oleh angsa yang bertebaran. Selamat tinggal Mas Subandi semoga engkau tetap menjadi pemimpin idaman bangsa. Walaupun engkau jauh dari kami, tapi hati kami tetap bersama engkau. Terima kasih atas ilmu yang telah mas bandi berikan kepada kami, insya Allah kami akan menjaganya, terima kasih juga atas kenang-kenangan gantungan kuncinya, gantungan kunci Brunei Darussalam, gantungan tersebut mempunyai arti besar untuk kami, bahwa kami harus menepati janji untuk action menggali mimpi hingga tingkat International.
Setelah beberapa lama kemudian, datanglah Mas Farendy Arlius dari jurusan Sistem Transportasi Laut ITS. Selamat datang  Mas Farendy semoga tetap istiqamah untuk membimbing kami “DNA” dan bersabarlah dalam mendidik kami, ssungguhnya kesabaran itu adalah salah satu ciri pemimpin terbaik. Semoga mas Farendy bersunguh-sungguh untuk mendampingi kami dengan Cinta.
Sobat DNA, bertahanlah kita dalam jumlah yang sedikit ini, kuantitas bukanlah masalah besar yang terpenting adalah kualitas, buktikan bahwa kita bisa lebih baik. Jagalah kebersamaan kita. Sungguh indah kebersamaan dalam jamaah dan sungguh nikmat hidup dalam keteraturan di bawah satu penguasa. Sebagaimana dikatakan: Al-Jama’atu rahmah wal furqatu ‘adzab (kebersamaan adalah rahmat, sedangkan perpecahan adalah adzab). Oleh karena itulah Allah SWT. melarang perpecahan dalam beberapa ayatnya. Di antaranya Allah  berfirman: …Dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah, yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka.” (Ar-Rum: 31-32). Demikian pula Allah SWT. berfirman: “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai.” (Ali ‘Imran: 103).
Waktu terus berjalan, bulan terus menyinari malamnya, matahari terus menemani siangnya, hari terus berlalu, detik pun tetap mengikuti kita bersama DNA. Saya bangga dengan kalian, sobat DNA yang telah memberikan prestasinya diawali dengan Rofi’i Nurdika yang mendapatkan record IPS tertinggi “Cumloude” DNA, dua kali berturut-turut Essay bulanan terbaik ESA hingga dipublish di web beastudiindonesia.net, PKMM didanai oleh DIKTI dan masih banyak lagi. Selamat juga untuk Ahmad Sirajuddin yang telah meraih juara 2 PKM tingkat jurusan, juara Bisnis Plan BNI dan ITB, Peserta teraktif PSI 1 dan OEB serta masih banyak lagi. Selamat juga untuk Moch. Saminuddin yang telah menjadi peserta terkreatif PSI 1. Saya pun tidak menyangka gagasan dimuat di redaksi Jawa POS oleh Madi, 4 kali berturut-turut tulisan dimuat di Surya Online, Lulus Abstrak EPW TEKFIS ITS dan Abstrak Paper ITS EXPO. Akhir-akhir ini Selamat untuk Fajar Miftah Hartanto telah menjabat ketua disalah satu acara jurusannya dan Ika Aprilia yang telah diterima di BEM UA. Bagi yang belum tetap semangat karena Allah masih bersama kita, kita akan selalu mendoakan untuk kebaikan kita bersama.
Teringat akan janji kita untuk DNA yaitu action menggali mimpi hingga tingkat Internatioanal. Alhamdulillah pada tanggal 25-29 Maret 2014, Saya “Madi” telah menjadi Student Offshore Technology Conference di Kuala Lumpur Convention Centre, Malaysia. Hingga saya transit berdiri di Negeri kecil nan kaya raya yaitu Singapura di Bandara Terbaik International, Changi. Ayo sobat DNA kalian pasti bisa meraih negeri impian Antum. Rofi’i ayoo kejar impianmu di Inggris dan Australia, Fajar yang ingin di Jerman supaya seperti Double Degree Siskal, ayoo buktikan bahwa kamu bisa lebih baik dari mereka. Sami yang ingin di Twin Tower ayo Sam kamu pasti bisa, Ika yang ingin ke Jepang sebagai negeri Sakura Semangat ka, Jundy yang ingin di Singapura dan kuliah di Nanyang raih hingga dapat jund, dan Sita yang ingin keliling dunia semoga bisa bersama anda. Saya doakan Antum bisa berada di negeri impian kalian selama kita masih berusaha untuk meraihnya. Ingat kalau Antum telah menginjakan di Negeri Orang lain, jangan lupa bawa nama DNA, atas pesan Mba Wihdah. Seperti ini. Saya yakin Antum juga bisa seperti ini ditempat yang berbeda.
 

 















Sobat, prestasi yang kita raih mungkin itu belum seberapa, tapi kita harus bersyukur terhadap Allah SWT. teruslah meraih mimpi setinggi-tingginya, jangan pernah berhenti melangkah selama kita masih bisa melangkah untuk mengejar impian kita bersama.

..............................................................HAMASAH DNA...................................................................... 




0 komentar:

Post a Comment

Madi’s quotes


"Berkaryalah Selama Anda Masih Diberikan Nikmatnya Hidup Dan Menulislah Selama Anda Masih Diberikan Indahnya Kehidupan"— Madi Ar-Ranim

Visitors

Visitor Country

Flag Counter

Popular Posts

Visitor Country Map

Flag Counter